Para Pelari Yang Cedera Tetap Bisa Berlari dengan Jogging Air

Karsten Kaufmann memakai Water Jogging Belt di Hills Swim and tennis Club Oakland
Bagi Karsten Kaufmann, tak ada yang seperti berlari di jalan setapak, menjejak track dengan beberapa teman, atau berlomba melintasi padang terbuka dan lintasan kotor.

Tetapi hari-hari ini ia berlari di kolam renang. Tujuh hari seminggu, paling sedikit 1 jam sehari, dia menggunakan sabuk pelampung dan ber-jogging melintasi air dalam. Ia biasanya sendiri, tidak peduli pada pandangan aneh dari anggota klub yang lain East Bay Gym, yang kadang terjadi.

Jogging di Air baginya memang tidak memberikan kesenangan yang sama seperti berlari, tetapi Kaufmann yang sedang cedera  dan tak bisa berlari (di darat), akan memanfaatkan apa yang bisa di dapat.

"Ada pilihan berenang atau bersepeda, dan orang lain mungkin akan memilih bersepeda. Tetapi Jogging Air adalah yang paling mendekati berlari", kata Kaufmann, 18, pelari cross country di Cal State Chico yang saat itu sedang pulang ke Oakland untuk libur musim panas dan mengobati cedera kakinya.

Jogging di Air mulai dekenal di AS di tahun 90-an, bersamaan dengan water aerobics dan latihan lain di kolam renang yang dirancang untuk menjaga kebugaran dengan latihan tanpa impak pada sendi seperti halnya berlari, atau bahkan berjalan.

sumber dari SFGATE, foto: Rohan Smith, The Cronicle

TOKO ONLINE



    Tentang Water Jogging Belt

    Page Count

    About Me

    Hillon I. Goa, Konsultan & Trainer: Transformasi Bisnis/Organisasi Publik, Manajemen Perubahan dan Leadership In Crisis.

    Alamat: Kec. Pinang - Tangerang
    Telp. 08129323182
    Email: hillon@consultant.com


    Hillon I. Goa