Teknik Berlari Di Dalam Air

Apakah Anda seorang atlet kelas dunia atau individu biasa yang mulai melakukan program kesehatan atau kebugaran, ada beberapa teknik dasar yang perlu dipertimbangkan agar Anda dapat memaksimalkan manfaat dari program berlari di dalam air. Pola berlari di dalam air hampir identik dengan pola berlari di darat.

Untuk keperluan ini anda sebaiknya menggunakan sabuk ergonomis yg berkualitas. Disarankan menggunakan AA Water Jogging Belt yg di desain secara ergonomis untuk menjamin mengapung secara tegak dengan kepala diatas air serta bahan baku yg empuk, nyaman, lentur, tidak menyerap air serta daya apung yang tinggi. Produk lain "No Comment!" karena banyak yg tiruan


Catatan:
Pusat gravitasi Anda di atas tanah berada di pinggul. Dalam air pusat apung Anda berada di paru-paru. Untuk mendapatkan manfaat dari perubahan ini, disarankan memakai sabuk apung AA Water Jogging Belt untuk mempertahankan postur vertikal yang benar.




Sudut Tubuh
Berlari dengan tubuh bagian atas doyong terlalu jauh ke depan adalah kesalahan yang paling umum dilakukan oleh pemula. Postur ini menekuk tubuh Anda dan membatasi gerakan (gambar 2). Luruskan postur tubuh Anda dengan membusungkan dada membentuk garis lurus dari atas kepala sampai batang tubuh Anda dalam garis vertikal yang sempurna. Sesuaikan sudut tubuh Anda sehingga sekitar 3 derajat vertikal ke depan (gambar 1).

Gerakan Tangan
Ayun lengan dari bahu secara relaks, dengan siku sekitar 7,5 cm keluar dari sisi tubuh Anda. Ayunkan tangan Anda ke bawah dan kembali keatas seperti gerakan saat berjalan di darat dengan penuh semangat. Aksi lengan bergerak bolak-balik  seperti gerakan pendulum pada jam kuno dengan siku sebagai pusatnya. Sangat penting bahwa tangan tidak melintas di depan tubuh, karena menjadi gerak yang terbuang sia-sia.

Gerakan Kaki
Buatlah gerakan seperti mendayung sepeda.
Langkah dimulai dengan mengangkat paha dengan sudut  lutut yang benar - sekitar 90 derajat. Tekan kaki anda ke bawah dengan telapak kaki mendatar sehingga dapat mendorong air ke bawah. Ketika kaki Anda telah mencapai ekstensi penuh, biarkan berayun kembali sedikit di belakang tubuh Anda. Kemudian angkat tumit Anda cepat menuju bokong Anda dan kaki Anda dalam posisi siap untuk mendorong lurus ke bawah untuk siklus berikutnya. Pastikan bahwa kaki bagian bawah Anda tidak menjorok di depan tubuh seperti melangkah maju yang mirip dengan melangkah di darat.

Fokuslah pada gerakan naik - turun kaki Anda dan menjaga postur tegak. Hal ini memungkinkan gerakan kaki Anda cepat dan efisien yang dapat bervariasi sesuai dengan kecepatan yang Anda inginkan. Sesuaikan waktu ayun kaki Anda ke tingkat tenaga yang diperlukan dalam latihan Anda. Ingat! Jangan mencoba untuk bergerak cepat melintasi air dengan mendoyongkan tubuh Anda ke depan dan kaki bagian bawah lutut Anda menjangkau ke depan. Ini akan membatasi waktu ayun Anda, mengurangi efisiensi lari, dan mengurangi efek latihan dari usaha Anda.

Ketika Anda berlatih teknik berlari di kolam renang, mulailah dengan lambat. Gunakan rentang penuh gerak dan hindari menyilangkan lengan dan kaki di depan tubuh Anda. Setelah Anda menguasai teknik berlari di dalam air, Anda dapat meningkatkan kecepatan. Berlari di air ini juga akan membantu teknik berlari Anda di darat.

AA Water Jogging Belt Ada DISINI. Klik Gambar dibawah



    Tentang Water Jogging Belt

    Page Count

    Pengunjung

    About Me

    Hillon I. Goa, Konsultan & Trainer: Transformasi Bisnis/Organisasi Publik, Manajemen Perubahan dan Leadership In Crisis.

    Alamat: Kec. Pinang - Tangerang
    Telp. 08129323182
    Email: hillon@consultant.com


    Hillon I. Goa